Meningkatkan Profesionalisme, Prajurit Kodam II/Swj Latihan Menembak

Meningkatkan Profesionalisme, Prajurit Kodam II/Swj Latihan Menembak detakOKU.com / Istimewa

DetakOKU.com Palembang - Kemampuan  dan kemahiran menembak  merupakan  kemampuan dasar  yang  harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI AD, tanpa terkecuali untuk memenangkan suatu pertempuran. Kemahiran menembak juga menjadi salah satu pokok kebijakan Pangdam II/Swj Ta. 2016, dibidang operasi dan latihan yakni  meningkatkan kemampuan satuan jajaran Kodam II/Swj dengan pemberian kemampuan kemahiran menembak dan kemampuan bela diri militer (BDM). Oleh sebab itu, seluruh prajurit Kodam II/Swj melaksanakan latihan menembak secara rutin dan terprogram.

Seperti yang dilaksanakan prajurit Staf Makodam II/Swj dan beberapa Badan Pelaksana di lingkungan Makodam II/Swj, pada Rabu s.d Kamis (6 s.d 7 April 2016), melaksanakan latihan menembak senjata ringan Triwulan I TA. 2016 bertempat di lapangan tembak Yonif 200 Raider / Bhakti Negara, Gandus - Palembang. 

Pada sesi latihan menembak ini, dilaksanakan latihan menembak senjata pistol FN dan senapan panjang M 16 A1. Latihan menembak pistol diperuntukkan bagi Perwira, dilaksanakan pada jarak 15 meter dengan sikap berdiri dua tangan, 6 butir peluru tembakan koreksi dan 10 butir peluru tembakan penilaian.

Sementara untuk menembak senapan, yang diperuntukkan bagi prajurit Bintara danTamtama, dilaksanakan pada jarak 100 meter dengan sikap tiarap. Selesai menembak, masing-masing petembak melihat hasil perkenaan tembakannya padalesan. 

Ditempat terpisah, Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar,S.I.P menjelaskan bahwa latihan menembak merupakan salah satu fokus dalam pembinaan satuan. Karena keberhasilan pembinaan menembak, akan memberi dampak psikologis yang positif terhadap prajurit, dalam melaksanakan tugas sebagai alat Negara di bidang pertahanan. 

“Kemampuan dan kemahiran menembak seorang prajurit merupakan faktor utama yang menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas pokok satuan. Oleh sebab itu, setiap prajurit harus memiliki kemahiran menembak dengan melaksanakan latihan menembak perorangan secara terprogram,” ujarnya. 

Untuk itu, sambungnya, setiap Komandan atau pimpinan satuan, secara terus meningkatkan kemampuan menembak para prajuritnya serta mengembangkan kreatifitas dalam membina kemampuan  menembak di satuannya masing-masing, sehingga standar kemampuan menembak yang diharapkan dan harus dicapai oleh seorang prajurit TNI AD dapat terwujud.

Go to top