⁠⁠⁠Bejat, Ayah Kandung tega perkosa anaknya

⁠⁠⁠Bejat, Ayah Kandung tega perkosa anaknya

detakoku.com BATURAJA – Sebuas-buasnya Harimau tak mungkin tega memangsa anaknya sendiri, namu beda halnya dengan Mey (37),tega memperkosa anaknya sendiri DP (12), alih-alih mendidik dan membesarkan buah hatinya, May, memperkosa DP hingga kemaluan korban rusak parah.

Tidak hanya itu, May yang juga residivis kambuhan ini, tega menukarkan tubuh mungil anaknya yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar itu dengan narkoba jenis sabu-sabu dari salah seorang temannya.

Perbuatan bejat Mey terbongkar setelah guru korban merasakan ada kejanggalan yang terjadi pada korban. Mulanya, pagi itu, seperti biasanya sang guru menyuruh para siswa satu persatu untuk maju kedepan. Saat itu giliran korban, namun korban enggan untuk kedepan dengan alasan tidak enak badan. Kecurigaan guru tersebut bertambah setelah korban dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan namun tak kunjung sembuh.

Akhirnya sang guru melakukan inisiatif untuk mengorek keterangan dari anak yang tinggal dengan tersangka setelah kedua orang tuanya bercerai ini, dan benar saja, setelah dibujuk akhirnya korban dengan menitikan air mata menceritakan kejadian tersebut dengan sang guru, sehingga terjadilah laporan ke pihak kepolisian.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim AKP Hermianto membenarkan adanya penangkapan seorang pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur dengan tersangkanya ayah kandung korban sendiri. Kata Hermianto, pelaku ditangkap dirumahnya oleh gabungan resmob polres oku dan unit PPA Polres OKU.

Menurut keterangan korban dihadapan petugas yang memeriksanya, kejadian tragis tersebut bermula pada bulan februari 2017 sekitar pukul 01.00 WIB lalu, dimana saat itu korban didatangi pelaku dikamarnya dengan memberikan air meneral, yang membuat korban tidak sadarkan diri

“Hal tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku untuk “menggagahi” tubuh sang anak. Merasa aksi busuknya berjalan dengan baik, pelaku terus melakukan aksinya hingga terhitung 5 kali yang diingat oleh korban,”terang Harmianto.

Ditambahkan Harmianto, perbuatan bejat pelaku tidak sampai disitu, ketika pelaku ingin mengkonsumsi narkoba dan tidak mempunyai uang, pelaku nekat menukarkan anaknya dengan sabu-sabu milik salah satu temannya.

“Untuk saat ini pelaku belum mengakui perbuatannya, namun dari hasil keterangan korban semua perbuatan sudah memenuhi unsur. Pelaku kita kenakan Pasal 81. 82 dan 83 UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman di atas 12 tahun penjara.

Sumber : Fornews

Go to top