Grandong Spesialis Irigasi Jalur Komering Ditangkap

detakOKU.com OKU TIMUR – Satu dari empat kawanan begal yang biasa melakukan perampokan di ruas jalan inspeksi irigasi Desa Muncak Kabau jalur Komering atas nama Alwin (24) warga Desa Pandan Agung, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur berhasil ditangkap Satreskrim Polres OKU Timur Minggu (12/7) lalu sekitar pukul sekitar pukul 15.00.

Tersangka berhasil ditangkap ketika melintas di ruas jalan irigasi sekitar Desa Pandan Agung yang diduga kuat akan melakukan perampokan. Sementara tiga rekannya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran petugas kepolisian.

Kapolres OKU Timur, AKBP Saut P Sinaga melalui Kasat Reskrim AKP Yon Edi Winara Rabu (22/7) mengatakan, Alwin dan tiga rekannya melakukan perampokan terhadap korbannya Hendra (23) warga Desa Minanga Besar, Kecamatan Semendawai Barat pada Jumat (26/6) sekitar pukul 15.00. para pelaku berhasil merampas sepeda motor dan seluruh dagangan korban yang saat itu dalam perjalanan pulang usai berjualan di Desa Jatimulya II, Madang Suku I.

“Sebelum melakukan perampokan ke empat pelaku terlebih dahulu nongkrong dan menunggu korbanya di depan sebuah warung di Desa Pandanangung. Beberapa saat setelah menunggu, salah satu pengendara melintas dan langsung dikejar oleh pelaku. Namun mereka gagal mengejarnya,” katanya Rabu siang (22/7)

Karena gagal merampok korban pertama, keempat pelaku kemudian menunggu korban lainnya yang kemudian melintas Hendra yang langsung dikejar oleh empat pelaku. Keempat pelaku berhasil mengejar Hendra di ruas jalan Irigasi Muncak Kabau dan langsung menghadang dan mengacungkan senjata tajam jenis pisau kepada korban.

“Setelah korban berhenti, salah satu pelaku kemudian langsung memukul punggung korban. Korban yang merasa ketakutan kemudian memberikan sepeda motor beserta barang dagangan tanpa melakukan perlawanan,” katanya.

Korban Hendra lanjut Kasat, mengalami kerugian puluhan juta rupiah karena seluruh dagangan korban seperti ambal, jelana jeans dan dagangan lainnya diambil semua oleh pelaku.

Go to top