5 Camat Di OKU Timur Menanti Keputusan Richard Chahyadi

Pelantikan 15 camat Selasa kemarin Pelantikan 15 camat Selasa kemarin

DetakOKU.com OKU TIMUR – Perombakan susunan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Timur masih belum mencapai final. Setelah sebanyak 77 orang dilantik dan resmi menjabat di posisi baru pada Selasa silam, kini masih tersisa lima orang Camat yang menanti keputusan Penjabat Bupati Richard Chahyadi.


Diakui oleh seorang Camat, sebab pada pelantikan Selasa itu, hanya sebanyak 15 dari total 20 Camat yang dilantik. Sementara, Pj Bupati pernah menjanjikan perombakan total di pimpinan Kecamatan. Terlebih yang mengagetkan, pelantikan yang berlangsung usai penutupan Paripurna di Gedung DPRD OKU Timur itu terkesan dibuat dadakan.


Hal yang mengagetkan itu terjadi saat beberapa orang Camat diganti tanpa ada pemberitahuan. Mereka yang diganti hanya tahu bahwa jabatannya berakhir saat menyaksikan ada posisi Camat baru yang dilantik. “Misalnya di beberapa kecamatan, ada Camat yang saat itu hadir menyaksikan prosesi pelantikan dibuat kaget, karena tahu-tahu ada Camat yang dilantik dan menggantikan posisi mereka selaku Camat di wilayah itu,” ungkap satu orang Camat yang tak ingin namanya dimuat, Jumat pagi (16/10).


Meski mengaku cemas akan diganti, tambah Camat yang baru dua bulan menjabat ini, dirinya mengakui jika semua merupakan wewenang pimpinan, dalam hal ini hak Bupati Richard Chahyadi. Terlepas apapun hasilnya, ujarnya berdiplomasi, tetap akan dijalankan. “Sudah jadi wewenang bos, tapi kalau ditanya pengennya gimana, ya tolong ditinjau, saya kan baru menjabat sebagai camat,” pungkasnya.


Sementara itu dalam Pelantikan Selasa kemarin, Bupati OKU Timur Richard Chahyadi juga mengungkapkan jika dalam waktu dekat akan ada perombakan jilid kedua. Sementara menunggu hal itu terlaksana, Bupati menjanjikan untuk intens melakukan evaluasi terhadap kinerja.


Dalam pelantikan tersebut juga pejabat yang baru dilantik menandatangani kontrak kerja sebagai bentuk tanggungjawab dan bersedia untuk diganti atau mundur jika tidak bisa memenuhi pencapaian yang ditetapkan. “Kalau tidak sanggup silakan mundur karena banyak pemain cadangan yang siap untuk menggantikan saudara-saudara sekalian,” kata Richard.

Go to top