Pilkada OKU TIMUR : Eni Melani Tidak Direkomendasikan IDI

Leo Budi Rachmadi Kamis malam (6/8) saat menggelar konferensi pers di kantor KPUD OKU TIMUR, desa Kotabaru Selatan, Martapura. Leo Budi Rachmadi Kamis malam (6/8) saat menggelar konferensi pers di kantor KPUD OKU TIMUR, desa Kotabaru Selatan, Martapura.

DetakOKU.com OKU TIMUR - Eni Melani yang berpasangan dengan Juanda sebagai kandidat Pilkada OKU TIMUR, tidak mendapat rekomendasi dari tim dokter Palembang. KPUD OKU TIMUR sudah surati partai pengusung pasangan ini untuk mengganti nama tersebut.

"Jika partai pengusung hingga batas waktu yang telah ditentukan tidak menyampaikan siapa calon pengganti, maka pasangan Juanda otomatis akan gugur karena tidak memenuhi syarat pencalonan," kata Leo Budi Rachmadi Kamis malam (6/8) saat menggelar konferensi pers di kantor KPUD OKU TIMUR, desa Kotabaru Selatan, Martapura.

Eni Melani, kata Leo, lewat surat rekomendasi yang diterima KPUD OKU TIMUR, tidak direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk melanjutkan pencalonannya. Sehingga sebagai tindak lanjut, kata dia, nama tersebut harus diganti. KPUD OKU TIMUR sudah surati dengan batas waktu hingga pukul 16.00 wib 9 Agustus mendatang.

Hingga batas waktu yang telah ditentukan, dan ternyata jika nama baru tersebut belum cukup memperoleh rekomendasi partai atau jumlah partai pengusung tidak sama dengan pasangan awal maka yang bersangkutan juga dinyatakan tidak memenuhi syarat dan tidak bisa melanjutkan proses pencalonan.

"Saat pencalonan awal Juanda-Eni diusung oleh partai Gerindra, PAN, dan Hanura. Jika setelah pergantian nanti ada pertai yang tidak memberikan rekomendasi, maka calon yang bersangkutan tidak bisa melanjutkan pencalonan," kata Leo Budi Rachmadi lagi.
Terkait alasan nama Eni Melani yang tidak mendapat rekomendasi IDI, Leo mengaku tak tahu alasan kesehatan apa yang jadi sandungan yang bersangkutan. Sebab dalam hal ini, KPUD OKU TIMUR hanya menindaklanjuti surat dari IDI.

"Kita tidak mengetahui apa yang menyebabkan alasan dokter tidak merekomendasikan yang bersangkutan untuk melanjutkan pencalonan. Jika ingin mengetahuinya silakan tanyakan langsung ke IDI karena kita disini hanya membacakan surat rekomendasi saja," tandas Leo.

Jika demikian, hanya dua kandidat Pilkada OKU TIMUR yang dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan yakni pasangan Kholid-Fery dan Edward-Sugeng. Untuk tahap lanjutan masih menunggu apakah tim Juanda dapat mulus mencari nama baru sebagai pengganti Eni Melani untuk lanjut tarung dalam bursa Pilkada OKU TIMUR 9 Desember mendatang.

Last modified on Friday, 14/08/2015

Go to top