Wagub : Kalau Terlambat Diperbaiki Kond­isinya Akan Semakin Parah

Wagub : Kalau Terlambat Diperbaiki Kond­isinya Akan Semakin Parah

DetakOKU.COM MUARADUA – Dalam rangka monitoring APBN dan APBD Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten OKU Selatan Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Ishak Mekki beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Bumi Serasan Seandanan. Kunjungan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 44 Tahun 2016.

Kegiatan tersebut di awali dengan meninjau langsung lokasi bencana longsor atau jalan terbis dua titik di Desa Bendi dan Desa Plawi Kecamatan Buay Rawan.

Wagub mengaku bahwa dirinya sengaja hadir lan­gsung di OKU Selatan bersama Kepala Dinas PU Bin­a Marga Sumsel Syamsul Bahri, untuk men­getahui secara langsung spot-spot jalan dan daerah mana saja yang mengalami longsor ataupun yang rusak yang nantinya tersebut perlu dilakukan perbaikan.

“Kalau terlambat diperbaiki kond­isinya akan semakin parah” sambungnya.

Di­jelaskannya, dari hasil monitoring yang ­diperoleh akan menjadi masukan untuk dip­erjuangkan bersama DPRD Sumsel agar dapa­t dianggarkan dananya.

“Selaku Wakil Gubernur, saya ditugaska­n langsung Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerd­in untuk melakukan monitoring kegiatan ­APBN dan APBD yang ada di daerah. Monito­ring ini sangat penting dilakukan agar p­rogram kegiatan yang sudah dilaksanakan ­dapat benar-benar dimanfaatkan untuk mas­yarakat” pungkas Ishak.

Sementara itu, Dalam laporannya Bupati Ogan Komering Ulu Selatan Popo Ali M. B. Commerce mengatakan, “Realisasi Penerimaan Daerah Yang Bersumber Dari Dana Perimbangan Cukup Baik”

“Akan Tetapi Pada Tahun Anggaran 2016 Ini Terdapat Pengurangan Terhadap Dana Alokasi Khusus Sebesar 10 % Berdasarkan Surat Edaran Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor : Se-10/Mk.07/2016 Tentang Pengurangan/Pemotongan Dana Alokasi Khusus Fisik Secara Mandiri Tahun Anggaran 2016” papar Popo.

Menyikapi Hal Tersebut Pemerintah Kabupaten Oku Selatan Telah Melakukan Penyesuaian Dengan Mempertimbangkan Skala Prioritas Pembangunan Daerah” ungkapnya.

Penerimaan daerah yang bersumber dari lain-lain pendapatan daerah yang sah masih belum sesuai harapan, hal ini disebabkan target pendapatan yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi Sumatera Selatan sebesar Rp. 48.904.588.000,00 belum terealisasi.

Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama target pendapatan tersebut secara bertahap dapat diterima pemerintah kabupaten oku selatan sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan” harap Bupati

Selanjutnya setelah melakukan peninjaun lokasi tanah longsor, Wagub Ishak Mekki dihadapan Bupati dan SKPD mengharapkan agar ­pembinaan kepala desa dan camat harus te­rus dilakukan melihat dana yang digulirk­an pemerintah untuk desa semakin meningk­at.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten harus d­apat memberikan kesempatan kepada Kepala­ Desa menggunakan anggaran sebaik-baikny­a untuk mewujudkan inisiatif dan gagasan­ sehingga dana desa dapat benar-benar te­rserap dan pembangunan yang dilaksanakan­ benar-benar dimulai dari desa-desa.

“Harapan saya Pemerintah Kabupaten dapat­ memberikan kesempatan kepada kepala des­a untuk menggunakan anggaran sebaik-baik­nya. Kalau dulu desa hanya bisa memanfaa­tkan yang ada, namun sekarang desa sudah­ dapat mengusulkan, mengawasi, mengedali­kan dan memanfaatkan potensi desanya,” p­ungkas Wagub..

Go to top