Apoteker di OKU Masih Sedikit

Acara pelantikan ketua pimpinan cabang IAI OKU (29/08). Acara pelantikan ketua pimpinan cabang IAI OKU (29/08).

DetakOKU.com BATURAJA - Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumatera Selatan, Drs Burhanudin Gumai Apt MM, mengungkapkan bahwa untuk di kabupaten OKU saat ini jumlah Apoteker yang ada terbilang minim. Jumlah apoteker yang ada dianggap tidak sebanding dengan jumlah penduduk OKU saat ini.

Pernyataan ini disebutkan dalam acara pelantikan ketua pimpinan cabang IAI OKU (29/08/15).

Burhanudin menyebutkan, apoteker OKU saat ini yang terdaftar di IAI sumsel hanya berjumlah 35 orang.

"Rasio apoteker itu semestinya 1:40.000 jiwa. Kabupaten OKU masih bisa dikatakan kurang karena jumlah apoteker di OKU masih dibawah 100 orang", ungkap Burhanudin.

Burhan menyebutkan, untuk di pulau Sumatera, hanya ada di dua tempat yang bisa mengeluarkan apoteker. Yakni di provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Setelah melantik ketua IAI cabang Oku, Ineta S. Farm Apt, Burhanudin berpesan, agar ketua yang bertugas untuk masa bakti 2015-2019 tidak segan-segan menegur apoteker yang tidak memberikan layanan maksimal. Bagaimana dengan kesejahtraan apoteker di OKU.

"Apoteker merupakan profesi mandiri. Namun, kalau belum bisa membuka apotek, harus bekerjasama. Tapi kalau di Oku, rata-rata apoteker sudah punya apotek sendiri. Nah, dari sinilah apoteker di Sumsel harus belajar dari apoteker Oku." Tukasnya.

Go to top